Beban ini sungguh berat
Tertumpu di pundak, hati yang bergemuruh
Sungguh ku merindukan sosok yang paham dan mengerti
Akan derita ini yang tak pernah usai
Haruskah keringat ini bercucur percuma
Menahan gemetar jiwa yang tak terbendung
Menelan pahitnya rasa yang tak ada sosok lain yang peduli
Hingga bangkitkan geliat hati,
Terbangun dan bangkit munculkan amarah
Amarah hati...
Amarah jiwa...
Hingga ku berontak walau tak satu sosokpun yang menyadari
Memang ku akui
Betapa sulit dan pahit
Ku temukan obat itu
Obat hati...
Yang ku temukan selama ini
Hanyalah penambah rasa
Rasa amarah jiwa yang kian berkecamuk
Membelit pikiran
Hingga segala amarahpun tak terelakan
Hati terkuasa oleh emosi jiwa
Ketenangan hanyalah mimpi belaka
Bagiku itu ingin nyata
Kegelisahan terus menerpa
Bagiku itu ingin tiada
Tatkala semua itu hampa belaka
Hati bertanya,
Apakah sosok-sosok itu yang tuli...??
Atau mungkin aku yang bisu...???
Manakala semua itu berlaku
Sampai kapanpun hati ini kan terus bergumam......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar yang baik dan sopan